Wisata alam terbaik adalah yang direncanakan dengan cermat. Menjaga alam agar kelestarian tetap terjaga
Gunung Bromo meletus beberapa kali dalam satu dekade terakhir. Namun, hal ini tak menyurutkan rencana wisata ke gunung indah ini.
Gunung
yang diapit oleh 4 (empat) kota ini, menyuguhkan pemandangan eksotis nan
memukau. Udara dingin khas daerah pegunungan tak dapat mengalahkan sensasi bius
Siapapun yang pernah berkunjung ke gunung yang satu ini, dijamin akan rindu
untuk kembali.
Tentu
saja, anda dapat berkunjung kapan saja ke Gunung Bromo, dengan catatan, pada
saat itu tidak sedang terjadi erupsi—kecuali anda memang sedang memburu
pemandangan erupsi gunung berapi. Tapi, tahukah anda waktu yang pas untuk
berkunjung ke areal wisata Gunung Bromo?
Berikut
adalah beberapa daftar waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Bromo versi pleetour.com
- Musim Kemarau Sedang Berlangsung
Mengapa
harus musim kemarau? Jawabannya, tentu saja selain menghindari hujan karena
jalan dan medan akan lebih berat, adalah pada saat musim kemarau, anda dapat
melihat kabut menyelimuti kawah Gunung Bromo dan Gunung Batok. Pemandangan ini
tentu saja dapat membuat anda berasa berada di atas awan.
Tipsnya,
pada saat kabut turun yaitu sebelum sampai setelah matahari terbit, hitung dan
pastikan anda sudah berada di puncak kawah atau di areal penanjakan. Sebab,
jika anda berada di lautan pasir, kemungkinan besar anda tidak dapat melihat
pemandangan apapun, bahkan anda bisa tersesat.
Kapan
musim kemarau berlangsung? Ya meskipun saat ini cuaca sedang tak menentu akibat
perubahan iklim global, anda dapat menemukan pemandangan kabut Gunung Bromo nan
eksotis antara Juli sampai Oktober.
- Festival Jazz Gunung Digelar
Ada
pepatah yang mengatakan sambil menyelam minum air. Hal itulah yang dapat
menggambarkan waktu berkunjung anda ke Gunung Bromo jika dapat sambil menikmati
sajian musik kelas tinggi ini.
Yup.
Selain mata yang dimanjakan oleh pemandangan alam yang terhampar indah, telinga
anda juga dapat merasakan kenikmatan mendengarkan harmoni dan notasi rumit ala musik
Jazz. Apalagi jika anda menikmatinya dengan pasangan. Dijamin akan jadi liburan
terbaik seumur hidup anda. Info lebih lanjut dapat anda akses di www.jazzgunung.com
- Upacara Hari Raya Kasada Umat Hindu Tengger
Bagi
yang menyukai travelling sambil
belajar, ini adalah waktu yang disarankan saat ingin berkunjung ke Gunung
Bromo. Yaitu saat umat Hindu Tengger melaksanakan upacara Hari Raya Yadnya
Kasada.
Upacara
Kasada adalah ritual yang diadakan oleh umat Hindu Tengger berupa persembahan
sesajen kepada Sang Hyang Widhi dan para leluhur. Upacara ini mengacu pada
kisah Jaka Seger dan Rara Anteng yang dalam mitos adalah leluhur atau nenek
moyang dari Suku Tengger.
- Erupsi Gunung Bromo
Gunung
yang tergolong sebagai gunung purba yang sangat disakralkan oleh umat Hindu
ini, tercatat beberapa kali mengalami erupsi. Erupsi Gunung Bromo terakhir
terjadi pada 2016. Jika status Gunung Bromo naik menjadi siaga, bahkan awas,
maka areal kawah dan lautan pasir harus steril dari wisatawan atau penduduk
sekitar. Bahaya akan awan panas, letusan magma, dan semburan abu vulkanik
membuat pemerintah menutup sementara kawasan wisata Gunung Bromo.
Naiknya
status gunung yang terkenal di Jawa Timur itu, tak mengurangi daya tarik akan
keindahannya. Justru saat erupsi, pemandangan gunung jadi lebih hidup. Dengan
asap pekat yang membumbung tinggi mengikuti arah angin, menjadikan latar
belakang berswafoto yang sangat artistik—momen yang sangat langka dan tentu
saja menarik untuk dipamerkan pada linimasa facebook.
Nah,
itu dia beberapa waktu terbaik yang dapat dijadikan pertimbangan buat kalian
yang ingin berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo. Semoga info ini
bermanfaat, dan tetap jaga kebersihan selama di tempat wisata ya.




No comments:
Post a Comment